Poltekim Sekarang Jadi Apa? Ini Faktanya di 2026
YOGYAKARTA, tarunapersada.com - Poltekim menjadi salah satu nama sekolah kedinasan yang masih banyak dicari calon peserta, meski institusi ini sebenarnya sudah mengalami beberapa kali perubahan struktur sejak 2024. Bagi yang masih mengincar jalur keimigrasian, penting memahami wujud terbaru dari Poltekim saat ini.
Politeknik Imigrasi (Poltekim) yang dulu berdiri sendiri di bawah Kementerian Hukum dan HAM kini sudah tidak beroperasi dengan nama tersebut. Fungsi pendidikan keimigrasiannya justru diteruskan oleh institusi baru dengan naungan kementerian yang juga berbeda.
Sejarah Singkat Poltekim
Cikal bakal Poltekim bermula dari Akademi Imigrasi (AIM) yang berdiri sejak 1962 untuk mencetak tenaga teknis keimigrasian. Setelah sempat vakum selama puluhan tahun, institusi ini dihidupkan kembali pada 2000 dan resmi bertransformasi menjadi Politeknik Imigrasi (Poltekim) jenjang Diploma IV melalui keputusan Kemenristekdikti pada 2016.
Sebagai sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum dan HAM, Poltekim sempat memiliki empat program studi, yaitu Hukum Keimigrasian, Administrasi Keimigrasian, Manajemen Teknologi Keimigrasian, dan Keimigrasian jenjang Diploma III. Lulusannya diarahkan menjadi ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Poltekim Kini Menjadi Apa?
Sejak Agustus 2024, Poltekim resmi digabung dengan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) menjadi satu institusi baru bernama Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), dengan tujuan efisiensi manajemen pendidikan kedinasan. Selama masa transisi ini, Poltekpin sempat tidak membuka pendaftaran taruna baru pada 2025.
Perubahan berlanjut ketika pemerintah memecah Kementerian Hukum dan HAM menjadi tiga kementerian terpisah, yaitu Kementerian Hukum, Kementerian HAM, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Poltekpin akhirnya berada di bawah Kementerian Hukum dan kini hanya menyelenggarakan Jurusan Hukum Terapan dengan empat program studi: Administrasi Hukum Umum, Hukum Kekayaan Intelektual, Pembangunan Hukum, dan Perancangan Peraturan Perundang-undangan.
Sementara itu, fungsi pendidikan keimigrasian dan pemasyarakatan yang dulu diampu Poltekim serta Poltekip dialihkan ke institusi baru bernama Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), sesuai Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 15 Tahun 2025. Dengan kata lain, calon peserta yang mengincar bidang keimigrasian saat ini perlu mengarahkan pendaftarannya ke Poltekimipas, bukan lagi ke Poltekim.
Baca juga artikel Taruna Persada mengenai pendaftaran PA PK TNI dan jalur masuknya sebagai gambaran jalur karier kedinasan lain di bidang keamanan dan hukum.
Mengenal Poltekimipas, Penerus Poltekim
Poltekimipas berada di bawah naungan Kemenimipas dan mengelola dua rumpun ilmu utama, yaitu Keimigrasian dan Ilmu Pemasyarakatan, dengan beberapa konsentrasi peminatan di dalamnya. Izin pembukaan program studi untuk Poltekimipas telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada awal 2026.
Pola pendidikannya diperkirakan akan meneruskan sistem ikatan dinas seperti Poltekim dan Poltekip sebelumnya, yaitu kuliah gratis berasrama dengan peluang diangkat menjadi CPNS di lingkungan Kemenimipas setelah lulus. Lulusan jurusan keimigrasian nantinya diproyeksikan bertugas di kantor imigrasi maupun unit pemeriksaan imigrasi, sementara lulusan pemasyarakatan diarahkan mengisi posisi seperti pembimbing kemasyarakatan.
Jadwal Pendaftaran
Hingga pertengahan tahun 2026, Kemenimipas belum merilis tanggal resmi pembukaan pendaftaran taruna baru Poltekimipas, meski pihak BPSDM Imipas telah meminta calon pendaftar bersiap dari sisi pengetahuan, fisik, dan mental. Beberapa sumber memperkirakan pendaftaran akan dibuka pada pertengahan 2026, mengingat izin program studi sudah terbit sejak awal tahun.
Karena institusi ini masih tergolong baru terbentuk, calon peserta disarankan memantau langsung akun resmi Instagram @bpsdm_imipas serta situs kemenimipas.go.id untuk mengetahui jadwal, kuota, dan mekanisme pendaftaran yang paling mutakhir.
Persyaratan Umum yang Perlu Disiapkan
Mengacu pada pola persyaratan Poltekim dan Poltekip sebelumnya, berikut ketentuan umum yang kemungkinan besar masih relevan untuk seleksi Poltekimipas, meski detail resminya tetap perlu dikonfirmasi saat pengumuman terbit:
- Warga Negara Indonesia dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda.
- Berusia sekitar 17 hingga 23 tahun pada saat pembukaan pendaftaran.
- Tinggi badan minimal sekitar 165-170 cm untuk pria dan 158-160 cm untuk wanita, dengan berat badan proporsional.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Tidak bertato maupun bertindik, kecuali ketentuan adat tertentu.
- Bersedia ditempatkan di unit kerja Kemenimipas di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP, akta kelahiran, surat keterangan belum menikah, pas foto sesuai ketentuan latar, serta surat keterangan sehat. Menyiapkan berkas ini lebih awal akan mempermudah proses pendaftaran begitu jadwal resmi terbit.
Tahapan Seleksi
Berdasarkan pola seleksi Poltekim dan Poltekip pada tahun-tahun sebelumnya, rangkaian tes kemungkinan akan tetap mengikuti alur berikut:
- Seleksi administrasi - verifikasi kelengkapan dokumen dan pengukuran tinggi serta berat badan awal.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) - menggunakan sistem CAT BKN dengan materi TWK, TIU, dan TKP.
- Seleksi kesehatan - pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk mata dan telinga.
- Seleksi kesamaptaan - mengukur kebugaran jasmani melalui lari, push-up, sit-up, dan sejenisnya.
- Tes tulis dan wawancara psikotes - menilai kepribadian dan kesiapan mental calon taruna.
- Wawancara, Pengamatan Fisik, dan Keterampilan (WPFK) - tahap akhir penilaian menyeluruh.
Persiapan Sejak Dini
Poltekim sebagai institusi berdiri sendiri memang sudah tidak beroperasi lagi, tetapi peluang berkarier di bidang keimigrasian tetap terbuka lewat Poltekimipas. Memahami perubahan ini sejak awal akan membantu calon peserta mengarahkan persiapan ke tempat yang tepat.
Bagi kamu yang tetap ingin mengejar cita-cita di bidang keimigrasian melalui Poltekimipas, persiapan yang matang tetap jadi kunci utama. Bersama Taruna Persada, calon peserta dapat belajar materi SKD, berlatih kesamaptaan, hingga simulasi wawancara bersama tutor dan coach berpengalaman.